Train ninjas and save the world from evil on NinjaManager.com! Samurai Of Legend RPG!

Kamis, 27 Agustus 2009

Panduan Adobe Audition 1.0

Adobe Audition adalah multitrack digital audio recording, editor dan mixer yang udah digunakan dan memiliki berbagai fasilitas pengolahan suara. Dengan Adobe udition Anda dapat merekam suara, memperbaiki kualitas suara, menambahkan berbagai efek suara, dan menggabungkan dengan berbagai track suara menjadi satu track, dan menyimpannya dalam berbagai format.Secara umum Adobe Audition memiliki dua lingkungan yaitu Edit View and Multitrack.
Edit View sesuai namanya ditujukan terutama untuk menangani editing satu waveform saja pada satu saat. Sementara Multitrack View dapat menangani beberapa waveform sekaligus pada beberapa track.

1. Mengenal Tampilan Edit View
Anda dapat menggunakan Edit View untuk merekam, memainkan, mengubah dan mengedit satu waveform. Juga, Anda dapat menambah efek suara hingga mengurangi noise.












2. Memainkan file suara


Memainkan file suara
Untuk memulai latihan bukalah dokumen dengan menggunakan menu File > Open.
Karena stereo maka pada Waveform Display akan terlihat bentuk waveform yang terdiri dari dua bagian. Bagian atas menunjukkan channel kiri dan bawah berarti channel kanan.
Waveform Display
Anda dapat mendengarkan suara seluruh waveform dengan menekan tombol Play, dan Playback cursor akan berjalan dari kiri ke kanan.

3. Menggunakan Zoom
Berikut latihan yang tidak kalah pentingnya yaitu bagaimana mengatur tampilan waveform agar dapat melihat waveform secara lebih detil. Secara umum Anda dapat mengontrol tampilan waveform secara horisontal dan vertikal. Secara horisontal Anda dapat menggunakan tombol Horisontal Zoom di bagian bawah layar, dan secara vertikal dengan tombol Vertical Zoom di bagian kanan layar.

4. Menggunakan Horisontal Zoom,
Zoom In berguna untuk memperbesar tampilan waveform dari tengah pointer. Klik tombol Zoom In beberapa kali, maka tampilan waveform akan menjadi lebih detil.
Horisontal Zoom: (atas) Zoom In, Zoom Out, Zoom Full, (bawah) Zoom to Selection, Zoom to Left of Selection, Zoom to Right of Selection

Setelah itu gunakan Time Ruler di bagian bawah layar atau Display Range Bar di bagian atas layar untuk menggeser tampilan waveform secara horisontal.

Kebalikan dari Zoom In, Zoom Out berguna untuk mengembalikan tampilan waveform. Klik Zoom Out beberapa kali. Dan Zoom Full berguna untuk menampilkan seluruh waveform.
Zoom to Selection berguna untuk memperbesar tampilan waveform pada bagian yang terseleksi saja. Anda dapat menyeleksi waveform dahulu, kemudian klik tombol Zoom to Selection. Zoom to Left of Selection/ Zoom to Right of Selection berguna untuk memperbesar tampilan bagian kiri/ kanan waveform yang terseleksi.

5. Menggunakan Vertical Zoom
Vertical Zoom: Zoom In, Zoom Out
Zoom In berguna untuk memperbesar skala vertikal pada amplitude ruler. Zoom Out berguna untuk memperkecil skala vertikal pada amplitude ruler. Klik tombol Zoom In beberapa kali, maka tampilan waveform akan membesar secara vertikal. Dan gunakan Amplitude Ruler untuk menggeser tampilannya secara vertikal.

6. Menyeleksi Waveform
Berikutnya Anda dapat menyeleksi sebagian waveform dengan klik tombol kiri dan drag ke kanan atau kiri. Maka akan terlihat blok dengan warna lain. Tekan tombol Play lagi untuk memainkan sebagian waveform. Anda dapat pula menyeleksi sebagian waveform pada salah satu channel dengan cara sama. Arahkan pointer ke bagian atas channel kiri untuk memilih channel kiri saja, atau bagian bawah channel kanan untuk memilih channel kanan saja.

Dan untuk dapat memilih semua channel lagi, klik pada bagian tengah antara channel kiri dan kanan.
Menyeleksi sebagian waveform pada channel kiri
Anda dapat pula menyeleksi seluruh waveform dengan double klik.
Menyeleksi seluruh bagian waveform

7. Melakukan editing dasar
Setelah Anda dapat menyeleksi waveform, kini Anda dapat berlatih untuk melakukan editing dasar, yaitu Cut, Copy, Paste dan Mix. Copy berguna untuk memindahkan bagian waveform yang terseleksi ke dalam internal clipboard. Cut berguna untuk memotong bagian waveform yang diseleksi dan memindahkannya ke dalam internal clipboard. Paste berguna untuk menambahkan data dari internal clipboard pada insertion point atau menggantikan bagian waveform yang terseleksi. Mix Paste hampir sama dengan Paste, bedanya Mix Paste akan mencampur antara waveform yang terseleksi atau mulai insertion point dengan data internal clipboard.


8. Cut
Anda dapat menyeleksi sebagian waveform, misalnya bagian akhir.
Menyeleksi bagian akhir waveform
Dan kemudian gunakan menu Edit > Cut. Maka bagian waveform yang terseleksi akan hilang, dan perhatikan panjang waveform setelah dipotong. Dan tekan tombol Play untuk mendengarkan hasilnya.

9. Paste
Berikutnya Anda dapat memindahkan data dari internal clipboard pada satu titik tertentu atau menggantikan bagian waveform yang terseleksi. Anda dapat memindahkan pointer ke posisi ke 0:05.000. Kemudian gunakan menu Edit > Paste.
Menambah waveform dengan Paste
Perhatikan waveform bertambah panjang. Dan tekan tombol Play untuk mendengarkan hasilnya. Selain itu Anda dapat menyeleksi bagian waveform dahulu.

Kemudian menggantikan bagian waveform yang terseleksi dengan data dari internal clipboard dengan menu Edit > Paste. Kemudian tekan tombol Play untuk mendengarkan hasilnya.

10. Mix Paste
Untuk mencoba Mix Paste Anda dapat membatalkan perintah terakhir dengan menu Edit > Undo. Kemudian gunakan menu Edit > Mix Paste. Maka akan muncul Mix Paste Dialog di mana Anda dapat mengatur setting pencampuran waveformnya. Kemudian akhiri dengan menekan tombol OK. Dan tekan tombol Play untuk mendengarkan hasilnya.
Mix Paste Dialog

Senin, 10 Agustus 2009

Melakukan Perbaikan Peripheral: Pertemuan Pertama Bag. 2

1) Langkah – langkah melakukan perbaikan periferal
Untuk melakukan perbaikan periferal, perlu dilakukan diagnosa awal kerusakan pada periferal tersebut. Kemudian menentukan langkah-langkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek ulang fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
a) Keyboard
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard yaitu :


Gambar 6. Keyboard PC

(1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba komputer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard. Jika terjadi hal seperti tersebut diatas, yang perlu dilakukan adalah :
- Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU.
- Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
- Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
- Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
- Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
(2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus. Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet. Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard. Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dapat memakai kuas. Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.

Gambar 7. Proses Pembersihan Keyboard

b) Mouse
Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu :


Gambar 8. Mouse PC
(1) Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer. Pesan kesalahan tersebut adalah seperti gambar 9 berikut ini :


Gambar 9. Tampilan Pesan Kesalahan pada Mouse

Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
• Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.
• Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
Langkah yang dilakukan :
• Klik kanan My Computer pada desktop windows
• Pilih properties>>Hardware>>Device Manager. Maka akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini.


Gambar 10. Tampilan Device Manager

• Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol Tab.
• Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.
• Setelah itu restart ulang komputer.
Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak.

(2) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncat-loncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan mouse secara tepat dan presisi.
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.
Langkah untuk mengatasinya adalah:
• Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
• Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
• Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di dalamnya.

Melakukan Perbaikan Peripheral: Pertemuan Pertama Bag. 1

Melakukan Perbaikan Peripheral
Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC. Terkadang periferal tersebut tidak bekerja sebagaimana fungsinya atau rusak. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada periferal tersebut. Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkah-langkah persiapan perbaikan sebagai berikut :
- Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan,
- Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi,
- Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal tersebut,
- Melakukan perbaikan periferal
Sedangkan untuk melakukan perbaikan periferal, dibutuhkan beberapa alat bantu atau tools-kit sebagai berikut :
- Obeng
- Tang
- Kuas
- Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
- Penyedot debu mini / vacum cleaner
2) Peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan periferal:
a) Obeng
Obeng merupakan alat yang paling penting dalam melakukan perbaikan periferal. Obeng sangat berguna sekali untuk membongkar dan memasang periferal untuk selanjutnya dilakukan perbaikan. Obeng ada bermacam-macam bentuknya. Mulai dari obeng (+) , obeng (-), serta obeng bintang/kembang. Untuk melakukan perbaikan periferal perlu dipersiapkan obeng dari berbagai ukuran.

b) Tang
Untuk melakukan perbaikan periferal, digunakan tang cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup atau jumper yang kecil.
c) Kuas
Kuas digunakan untuk membersihkan komponen periferal dari debu dan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan. Karena masalah kotoran seringkali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsi lagi dengan baik.

d) Penyedot debu mini
Penyedot debu mini fungsinya hampir sama dengan kuas, yaitu untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada periferal. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk disesuaikan luas sempitnya sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada keyboard, fentilasi udara pada monitor dan pada fan.

e) Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran yang mungkin sangat sulit untuk dibersihkan dengan memakai kuas atau vacum cleaner. Kotoran atau debu yang sangat tebal dapat menghambat kinerja periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnya yang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih dapat digunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body monitor, dan body printer.